Setelah memiliki produk, next stepnya adalah memasarkannya..
karena saya mainnya di Digital Marketing, maka saya akan bahas dari situ..
kalau kita bicara soal digital marketing, maka yang menjadi daya tarik bukan hanya pada produk,
tapi Konten..
Banyak pelaku usaha yang baru masuk ke digital marketing, merasa ga efektif..
karena cara marketing offline dipakai di online..
apa itu? langsung jualan, kontennya dari brosur, flyer, pamflet bahkan baliho..
yaa, siapa yang mau lihat 🫣
cara offline beda dengan online..
media sosial dan mesin pencari juga berbeda..
bahkan setiap platform juga pendekatan kontennya beda beda,
walupun secara teknis hampir sama..
kuncinya ada pada karakteristik audience..
di Google, calon konsumen mencari produk..
di Instagram, audiencenya melepas penat..
dari situ temperatur audience sudah beda..
di Google, audiencenya cenderung warm dan hot, jadi peluang closingnya tinggi..
di Instagram, audiencenya cold, kalau ada konten jualan, mereka skip..
jadi gimana caranya agar konten kita diminati?
Kalau kita main di sosial media, maka kita perlu konten yang memberikan edukasi, inspirasi dan hiburan.. jualannya di bio profil atau story..
Kalau main di mesin pencari, maka perlu konten yang membantu menyelesaikan masalah audience.. jualannya bisa langsung..
Kalau main di Iklan, bikin konten yang ngefilter audience, jualannya di landing page..
Semangat mencoba!